Jumat, 10 Januari 2014

Situs Baginda Ery: Berita Anas Urbaningrum - "Inilah Kesatria Kita, Pak Anas Urbaningrum"

Situs Baginda Ery
Blog yang menyediakan berbagai macam artikel yang berkualitas dan layak dibaca oleh semua kalangan,mulai dari artikel tentang kesuskesan seseorang,kisah motivasi,kisah islami,sampai dengan kisah misteri Blog yang menyediakan Kisah Misteri, Kisah Nyata, Kisah Legenda, Kisah Islami, Kisah Orang-Orang Sukses, Kisah Motivasi, Kisah Inspiratif, dan Banyak Artikel Menarik lainnya. 
Compare Hotels

Find great prices for amazing hotels wherever your next destination may be. It's simple to search 100+ sites at once!
From our sponsors
Berita Anas Urbaningrum - "Inilah Kesatria Kita, Pak Anas Urbaningrum"
Jan 10th 2014, 08:43, by Baginda Ery

TRIBUNNEWS/HERUDIN Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, usai mengadakan jumpa pers di kediamannya, di Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014). Dalam jumpa pers tersebut, Anas menjelaskan alasan ketidakhadiran pada pemanggilan KPK sebelumnya pada kasus Hambalang dengan status tersangka.

KOMPAS.com — Puluhan anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) mengikuti proses pemeriksaan Ketua Presidium PPI Anas Urbaningrum di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/1/2014) siang. Mereka berkumpul di pendapa PPI di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sebelum Anas tiba di Gedung KPK, seorang anggota PPI terlihat menggotong televisi LCD ke pendapa. Saat layar kaca menampilkan sosok Anas yang telah tiba di Gedung KPK, para anggota PPI langsung membanggakan pemimpinnya.
"Ya, inilah dia kesatria kita, Pak Anas Urbaningrum, dia datang ke KPK tidak boleh didampingi siapa pun, tidak boleh ada rekan-rekan PPI yang hadir di sana," ujar salah satu anggota PPI.
"Ini membuktikan, tidak benar Anas melawan KPK. Tapi, ini masalah penegakan hukum, sprindiknya bermasalah," sambung pendukung Anas yang lain.
Ucapan itu kembali ditimpali oleh anggota PPI lainnya hingga akhirnya Anas mengeluarkan pernyataan kepada wartawan di KPK. Setelah tayangan selesai, para anggota PPI yang berkumpul mengeluarkan pernyataan satu per satu. Mereka umumnya kembali mengungkit masalah surat perintah penyidikan (sprindik) Anas yang dianggap bermasalah.
Seperti diketahui, ketidakhadiran Anas pada jadwal pemeriksaan Selasa lalu lantaran mempermasalahkan substansi surat panggilan maupun sprindik KPK. Kedua surat menyebut Anas sebagai tersangka atas dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya yang tidak dirinci.
Tim kuasa hukum menilai surat panggilan yang tidak merinci proyek-proyek lain tersebut cacat hukum. Menurut KPK, penyidik baru akan menjelaskan maksud "proyek lain" saat pemeriksaan Anas.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar :

Posting Komentar