Rabu, 08 Januari 2014

Situs Baginda Ery: Jokowi Presiden - Pakar sebut dua hal yang bisa hentikan Jokowi jadi presiden 2014

Situs Baginda Ery
Blog yang menyediakan berbagai macam artikel yang berkualitas dan layak dibaca oleh semua kalangan,mulai dari artikel tentang kesuskesan seseorang,kisah motivasi,kisah islami,sampai dengan kisah misteri Blog yang menyediakan Kisah Misteri, Kisah Nyata, Kisah Legenda, Kisah Islami, Kisah Orang-Orang Sukses, Kisah Motivasi, Kisah Inspiratif, dan Banyak Artikel Menarik lainnya. 
LSAT prep from HLS-educated instructors

LSATMax includes video lessons, unlimited personal attention & support, and over 6,000 real questions from previous LSAT's. Enroll for just $299.
From our sponsors
Jokowi Presiden - Pakar sebut dua hal yang bisa hentikan Jokowi jadi presiden 2014
Jan 9th 2014, 06:54, by Baginda Ery

Merdeka.com - Pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk, mengatakan Jokowi ibarat menu favorit makan yang banyak diminati oleh masyarakat. Dia mengatakan, hanya ada dua hal yang dapat menghentikan laju Jokowi maju sebagai Capres 2014.
Pakar sebut dua hal yang bisa hentikan Jokowi jadi presiden 2014
Dua hal itu menurut Hamdi Muluk adalah apabila Jokowi meninggal dunia dan PDIP tidak mencalonkannya sebagai presiden.

"Dua hal yang menghentikan Jokowi ditembak mati, jadi almarhum dan PDIP tidak melenggangkan Jokowi capres," ujar Hamdi di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu, (22/13) disambut riuhan tawa.

Hamdi menambahkan, Jokowi penting artinya dalam peta politik sekarang. "Cuma Jokowi tokoh yang disukai rakyat, jadi peta politik saat ini, yah Jokowi . Mengapa? masyarakat ingin menu yang baru ibarat makanan, Jokowi menu favorit yang dipilih Republik ini," kata Hamdi.

Menurut Hamdi, apabila Jokowi maju sebagai peserta capres 2014, kandidat capres lainnya tidak ada artinya. "Seolah-olah Jokowi sudah menghilangkan tokoh-tokoh lain, jadi satu nama yang penting yah Jokowi lagi," katanya

Hamdi menuturkan, alasan popularitas Jokowi karena dia memiliki empati sosial terhadap masyarakat dibandingkan tokoh lain yang masih sibuk dengan iklan-iklan kampanyenya di media-media.

"Republik ini namanya cuma Jokowi dan satu-satunya memiliki emapti sosial kepada masyarakat. Yah Jokowi sudah pasti menang, dibandingkan tokoh lain masih iklan sana-sini," katanya

Sementara itu, survei Indobarometer menunjukkan, Partai Demokrat masih belum memiliki calon yang bisa bersaing dengan Jokowi . Menurut Direktur Indobarometer M Qodari, kandidat konvensi capres Demokrat tersebut masih rendah elektabilitasnya dibandingkan Jokowi .

"Dalam dua kandidat yang diusung Demokrat itu masih rendah dibandingkan Jokowi . Karena konvensinya tidak menggembirakan. Ini juga salah satu faktornya," katanya.

Dalam survei Indobarometer, kandidat Demokrat yang tertinggi elektabilitasnya ialah Dahlan Iskan dan Pramono Edhie . Ilustrasinya, Dahlan memang memiliki popularitas di kalangan masyarakat sedangkan Pramono Edhie karena dia memiliki kedekatan dengan Cikeas.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar :

Posting Komentar